Jumat, 02 Desember 2011

2. SIGMUND FREUD DAN TEORI AGUNGNYA

B. Id, Ego, dan Superego


            Ketika manusia lahir, sistem sarafnya hanya sedikit lebih baik dari binatang lain, itulah yang dimaksud denag Id. Sistem saraf, sebagai id, bertugas menerjemahkan kebutuhan suatu organisme menjadi daya-daya mutivasional yang disebut dalam bahasa Jerman sebagai Triebe, yang dapat diterjemahkan sebagai insting atau nafsu. Freud juga menyebutkan dengan kebutuhan. penerjemahan dari kebutuhan menjadi keinginan ini disebut proses primer

           Id berjalan sejalan deng prinsip-prinsip kenikmatan, yang bisa dipahami sebagai dorongan untuk selalu memenuhi kebutuhan dengan serta merta. lihatlah seorang bayi yang sedang lapar, dia akan menangis sejadi-jadinya. si bayi tidak tahu apa yang dia inginkan dalam pengertian orang dewasa; dia hanya tahu bahwa dia menginginkannya dan itu harus dipenuhi saat itu juga. Dalam pandangan Freud, si bayi tadi adalah id yang murni, atau lebih tepatnya nyaris murni. Id sebenarnya tidak lain dan tidak bukan dari representasi psikis kebutuhan-kebutuhan biologis. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com